Archive

Posts Tagged ‘Hermawan Kartawijaya.’

Seorang Hermawan Kartawijaya

March 21, 2010 Leave a comment

Bagi saya Hermawan Kartawijaya (HK) adalah seorang penulis kolom pemasaran. Beberapa bulan yang lalu, saya membaca kolom HK di majalah inflight Garuda Indonesia. Disitu HK menulis mengenai pemasaran masa depan mempertimbangkan Youth (pemuda), Women (perempuan), dan Netizen (pengguna internet).

Pemuda menempati dasar piramida di Indonesia, jumlah dan pasar yang besar. Pemuda menyukai hal hal yang techie, penyendiri (suka main game, nonton acara TV, dan pengguna internet untuk chatting, Facebook).

Women, memikirkan keluarga (ingat ibu-ibu membelikan untuk anak dan suami), emosional (tertarik membeli barang-barang yang tidak perlu kalau lagi sale), komunikatif.

Penulis buku New Wave Marketing ini (saya juga baru tahu), adalah ahli pemasaran untuk membantu perusahaan untuk meningkatkan pasar. New Wave Marketing, menurut saya adalah pemasaran pada era baru, karena kondisi terkoneksinya antar manusia dengan internet.

Beberapa minggu lalu satu bertemu dengan HK dalam workshop yang diselenggarakan oleh Mark Plus Institute. HK adalah presenter yang sangat baik, menguasai materi, membawakan contoh-contoh yang menarik, dan menyukai hal-hal mewah.

Di dalam pemasaran ada tiga segmen pasar, segmen massal, segmen menengah dan segmen luxurious. Segmen luxurious adalah segmen seperti Harley Davidson, Ferrari. Di dalam segmen luxurious, harga tidaklah penting, yang penting adalah pengakuan. HK suka mencontohkan hal-hal mewah, yang dialaminya, untuk autentikasi (kenapa mahal) .

Workshop terdiri dari beberapa sesi dan tidak semua nya dipresentasikan oleh HK. Yang menarik adalah HK selalu ada di dalam workshop. HK berada di ruangan pada saat break, kalau ada peserta yang hendak berkomunikasi. Pada saat anda memberikan dia kartu nama, dia akan menanyakan bidang anda.

Dari workshop tersebut saya menjadi follower HK. Beberapa hari kemudian, HK menjadi follower saya, dan satu-satunya. Perlakukanlah orang lain, seperti kita hendak diperlakukan. Blog Hermawan Kartawijaya.

Categories: 1 Tags: ,