Archive

Archive for April, 2010

Google Perpustakaan Dunia

April 24, 2010 2 comments

Pernakah anda membaca buku, majalah, dan karena belum selesai, kemudian lupa dimana anda terakhir menempatkannya? Saya adalah orang seperti itu.

Pada dasarnya itu adalah karena ketidak disiplin. Memang pada hakikatnya manusia itu penuh ketidak teraturan. Sebelum zaman komputer sekarang ini, saya masih ingat kita membawa buku agenda. Zaman komputer ini tidak perlu bawa buku, tidak perlu bawa agenda, ada smartphone, ada iPad, ada notebook.

Pada saat dimulainya komputer dan jaringan komputer, masa awal internet di Indonesia, sekitar akhir 1996-an. Internet adalah barang baru bagi saya, karena tidak tidak harus kemana mencari informasi, saya membeli buku petunjuk internet seperti Yellow Pages nya internet.

Search engine, sudah ada waktu itu, namanya Lycos, AltaVista. Saat ini Google telah menjadi search engine dengan 60 – 70% pengguna seluruh dunia. Menurut salah satu web site search engine marketing, terdapat 240 juta domain name pada tahun November 2009. Domain tersebut berisi banyak informasi, mengenai ide-ide (blogs), buku, produk, referensi, toko, majalah, gambar, video, informasi penerbangan, dll.

Bagaimana anda tahu dimana lokasi dari semua informasi tersebut? Kalau tidak karena search engine, kalau tidak karena Google? Google adalah perpustakaan dunia.

Dengan internet, semua manusia di daerah terpencil pun memiliki pengetahuan yang sama dengan daerah kota besar dengan fasilitas yang banyak. Proyek One Laptop per Child (OLPC) di luar negeri dan Internet untuk Perdesaan dari Kementrian Komunikasi dan Informasi adalah salah satu contoh mencerdaskan manusia.

Google berperan besar, karena seperti perpustakaan, Google mengindeks semua informasi, mengarahkan kita. Google juga akan tetap relevan di masa mendatang.

Membaca mencerdaskan manusia. Hal yang yang menyenangkan tentunya adalah dalam era digital ini, sudah ada iPad. Media pembaca buku secara digital, seperti halnya komputer. iPad, adalah komputer tablet, dan bisa digunakan membaca buku, majalah, dan lain-lain. Buku untuk iPad dapat dibeli dari Amazon.com, Barnes & Noble, dll. Majalah dan koran digital-pun dapat dengan berlangganan.

Untuk menandai suatu kalimat penting, diciptakanlah Stabilo Boss. Untuk menandakan halaman yang terakhir di baca, dibuatkan pita di dalam buku. Dengan komputer, kita hanya perlu searching, bookmark, dan satu lagi Googling (search melalui Google). Terima kasih Google.

Advertisements
Categories: Pendapat Tags: , , , ,

Lucky Luke si Koboi Telah Kembali ke Indonesia

April 5, 2010 Leave a comment

Hari Minggu kemarin, tanggal 4 April 2010, ada discount untuk pembukaan toko buku Gramedia di Mal Of Indonesia. Karena iseng, saya menyempatkan diri untuk membeli beberapa buku.

Ternyata Gramedia sekarang menerbitkan Lucky Luke.  Lucky Luke adalah koboi penembak yang lebih cepat dari bayangannya. Setting diambil pada masa koboi mengendarai kuda, membawa pistol, Indian, dan ada pasukan kaveleri berkuda.

Saya dulu sewaktu SMP (beberapa puluh tahun yang lalu) sudah pernah membaca beberapa judul Lucky Luke terbitan Indira.

Tentu saja saya membeli beberapa judul baru yang belum saya baca sebelumnya. Tetapi setelah saya perhatikan dengan baik, ternyata ada beberapa perbedaan, yang pada awalnya saya tidak begitu yakin.

Pertama saya hanya memilih judul yang ada gambar ikon Lucky Luke. Ada beberapa judul memang tidak ada ikon seperti gambar di sebelah. Semua judul buku Lucky Luke digambar oleh Morris, dan judul yang saya beli dikarang oleh X. Fauche.

Setelah saya Google di internet, ternyata Lucky Luke selalu digambar oleh Morris (Maurice De Bevere), seorang kartunis berkebangsaan Belgia. Tetapi ceritanya banyak juga ditulis oleh René Goscinny. Goscinny adalah salah satu penulis favorit saya untuk cerita Asterix dan Obelix.

Kenapa Lucky Luke menarik? Seperti semua kartun, pameran utama nya santai, lucu, pahlawan, yaitu Lucky Luke. Dia memiliki kuda yang bisa bicara: Jolly Jumper (siapa ya, hewan yang bisa bicara? Snowy dari Tintin?). Setting Amerika zaman koboi.

Format komik Lucky Luke terbitan Gramedia ini memang lebih kecil dibandingkan dengan terbitan Indira. Harganya Rp. 27.000 adalah affordable.  Seingat saya dulu terbitan Indira sudah cukup mahal. Indira sekarang sudah tidak menerbitkan buku lagi. Sepertinya untuk Indonesia, Lucky Luke sudah diambil alih oleh Gramedia.

Komik Lucky Luke berbeda dengan manga Jepang. Manga Jepang banyak yang memiliki teknik yang lebih baik dan sangat detail. Anak-anak sekarang suka manga, seperti One Piece, Naruto, dll. Harga manga lebih murah, hitam putih sekitar Rp. 11.000

Categories: 1 Tags: , , ,